
Pelantikan Brivet Survival 1 merupakan salah satu agenda rutin bagi anggota Saka Bhayangkara yang ingin mendapatkan tanda kualifikasi khusus di bidang survival. Dalam kegiatan ini, para anggota yang menjadi peserta dibawa menuju lokasi bumi perkemahan untuk menjalani simulasi bertahan hidup selama dua hari satu malam. Tujuan utamanya adalah menguji sejauh mana kemampuan anggota dalam menerapkan teknik-teknik kepramukaan secara mandiri di lapangan.

Berbeda dengan kegiatan perkemahan pada umumnya, pelantikan ini menerapkan aturan logistik yang ketat. Pihak pembina menegaskan bahwa segala kebutuhan operasional peserta tidak ditanggung oleh panitia. Artinya, fasilitas standar seperti tenda pleton, konsumsi siap saji, maupun penyediaan air minum tidak disediakan di lokasi. Para anggota dilepas di alam bebas dengan tuntutan untuk bisa memenuhi kebutuhan dasar mereka sendiri tanpa bantuan fasilitas dari pembina.
Situasi ini mengharuskan setiap anggota untuk berpikir taktis dan mempersiapkan diri dengan matang. Selama kegiatan berlangsung, mereka harus mencari cara untuk mendirikan tempat perlindungan darurat atau bivak serta mengelola perbekalan logistik pribadi agar bisa bertahan hidup dengan aman di lingkungan terbuka. Kemampuan manajemen diri dan penguasaan materi survival menjadi kunci utama dalam menyelesaikan tantangan ini.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi pelantikan bagi anggota yang berhasil melewati masa simulasi tersebut dengan baik. Sebagai tanda kelulusan, Pamong Saka selaku pembina kegiatan menyematkan langsung Brivet Survival 1 kepada para peserta. Penyematan ini menjadi bukti validasi bahwa anggota tersebut telah memiliki kompetensi yang memadai dalam kemampuan bertahan hidup di alam bebas.




Leave a Reply